Kota Bekasi – passNEWS.ID | Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, DKM Baitul Karim berkolaborasi dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jaka Setia menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban pada tahun 2026 ini. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial antar-sesama.
Ketua Yayasan Tri Sukses Baitul Karim, Bapak Yan Budi Santoso, bersama Ketua Panitia Kurban, Haji Mardani, memimpin langsung jalannya acara yang melibatkan seluruh elemen masyarakat sekitar.
Menurut Bapak Yan Budi Santoso, pemotongan kurban tahun ini diselenggarakan di dua lokasi berbeda guna memastikan kelancaran proses distribusi. Kedua lokasi tersebut adalah:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Lokasi Utama: Jaka Setia (Masjid Baitul Karim).
- Lokasi Kedua: Depnaker, Pekayon, tepatnya di Masjid Roudhotul Jannah.
Agenda tahunan ini berjalan sukses berkat kerja sama yang solid dari kurang lebih 100 orang panitia yang terlibat aktif.
“Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, tepat setelah pelaksanaan Shalat Idul Adha. Kami memulainya dengan sarapan bersama untuk membangun kebersamaan. Tidak hanya bapak-bapak, tetapi ibu-ibu dan para remaja juga terlibat aktif dalam kepanitiaan, termasuk dalam urusan konsumsi,” ujar Yan Budi Santoso saat ditemui di Masjid Baitul Karim, Jl. Bonjol No. 28, Jakasetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi
“Tujuan kita melaksanakan kurban ini bukan semata-mata hanya menyembelih hewan saja. Jauh lebih penting dari itu adalah memberikan kesempatan bagi kita semua untuk meningkatkan sinergi kemasyarakatan dengan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Melalui momentum Idul Adha ini, DKM Baitul Karim dan PAC LDII Jaka Setia berharap sinergi tersebut dapat terus meningkatkan komunikasi serta keharmonisan antarumat beragama, sehingga berdampak positif bagi kelancaran beribadah dan kehidupan sosial warga.
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tahun ini secara keseluruhan berjalan lancar. Panitia mencatat total pasokan kurban kali ini mencapai 22 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 ekor sapi dipotong di Masjid Baitul Karim, sementara 3 ekor sapi lainnya didistribusikan ke masjid-masjid di lingkungan sekitar.
Salah satu tokoh masyarakat sekaligus Wakil Ketua PC LDII Bekasi Selatan, Pak H. Alimin, yang didampingi oleh Pak H. Sukardi, turut meberikan komentarnya terkait dinamika pelaksanaan kurban tahun ini. Ia menjelaskan bahwa secara kuantitas, jumlah hewan kurban yang disembelih cenderung stabil dan hampir sama dengan tahun lalu, meski terdapat sedikit perubahan pada karakteristik fisik hewan.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan hampir sama dengan tahun-tahun lalu. Hanya saja dari segi kualitas berat badan, tahun ini agak menurun karena hewannya sedikit lebih kurus. Kalau tahun lalu kan bagus dan gemuk-gemuk. Namun secara kuantitas tetap sama, tidak ada penurunan,” kata Pak H. Alimin.
Menurutnya, faktor kondisi ekonomi global yang sedang tidak menentu secara tidak langsung turut berdampak pada daya beli masyarakat. Meski menghadapi tantangan tersebut, pihak panitia bersyukur karena semangat para pekurban tetap tinggi sehingga jumlah pasokan hewan kurban dapat dipertahankan.
Pemandangan menarik juga terlihat di lokasi penyembelihan. Mayoritas kepanitiaan yang terjun langsung di lapangan didominasi oleh anak-anak muda dan remaja. Sementara itu, para tokoh dan generasi yang lebih tua bertindak sebagai pengarah serta pendamping.
Program kurban ini sengaja dimanfaatkan untuk melatih kemandirian dan memupuk rasa empati generasi muda, agar mereka terbiasa ikut menabung dan menyelenggarakan kurban secara mandiri di masa depan.
“Mayoritas yang terjun langsung adalah anak muda, sedangkan kami yang tua-tua ini tugasnya mengarahkan saja. Mereka juga diajarkan sejak dini untuk menabung hewan kurban. Tujuannya jelas, untuk melatih kemandirian dan memupuk rasa empati terhadap sesama serta lingkungan sekitar,” pungkas Pak H. Alimin.

















