JAKARTA — passNEWS.ID | Transformasi radikal dalam tata kelola air bersih di Kota Patriot membuahkan pengakuan tertinggi di level nasional. Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi resmi menyabet predikat Bintang 5—level tertinggi dalam ajang prestisius TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, Senin (13/4).
Pencapaian ini menjadi pembuktian nyata atas lompatan performa perusahaan yang luar biasa. Tak hanya korporasi, penghargaan ini turut menyasar para penggerak di balik layar: Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, dinobatkan sebagai TOP CEO BUMD 2026, sementara Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, meraih penghargaan sebagai TOP Pembina BUMD 2026.
Bukan tanpa alasan predikat Bintang 5 ini diraih. Dalam tiga tahun terakhir, Tirta Patriot mencatatkan angka pertumbuhan yang masif, sebuah “lompatan kuantum” dalam sektor pelayanan publik:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ekspansi Pelanggan: Melesat tajam dari 39.000 menjadi lebih dari 170.000 pelanggan.
Kapasitas Produksi: Meningkat drastis dari 850 liter per detik menuju angka 2.800 liter per detik.
Volume Penjualan: Menyentuh angka 17,6 juta meter kubik.
Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, menegaskan bahwa prestasi ini adalah buah dari komitmen menjaga integritas Good Corporate Governance (GCG) dan keberanian melakukan inovasi teknologi.
“Ini adalah hasil dedikasi seluruh tim. Kami tidak hanya mengejar profit, tapi memastikan hak masyarakat atas air bersih terpenuhi melalui inovasi layanan yang berkelanjutan,” tegas Ali Imam.
Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2026, M. Lutfi Handayani, menyebut bahwa pencapaian Tirta Patriot harus menjadi benchmark (tolak ukur) bagi BUMD lain di Indonesia. Ia menilai, keberhasilan integrasi jaringan dan ekspansi wilayah yang dilakukan Kota Bekasi membuktikan bahwa BUMD mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang mandiri dan profesional.
Keberhasilan ini menempatkan Perumda Tirta Patriot bukan sekadar sebagai penyedia air, melainkan sebagai pilar strategis pembangunan Kota Bekasi menuju kota global yang inklusif.

















