Pemilihan Pengurus Punguan Pomparan Tuan Sihuring Simanjuntak Se-Jabodetabek Periode 2024-2027, Merajut Silahturahmi & Melestarikan Adat Batak

- Jurnalis

Sabtu, 14 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor-passNEWS.ID | Punguan Pomparan Tuan Sihuring Simanjuntak Anak, Boru, dan Bere se-Jabodetabek akan mengadakan pemilihan pengurus untuk periode 2024-2027 pada Sabtu,(14/09/2024). Acara ini bertempat di Rumah Makan Kampung Parahyangan, Jl. Transyogi KM. 6, Kota Wisata, Kabupaten Bogor.

Tujuan dari pemilihan ini adalah untuk memperkuat persatuan dan mempererat tali silaturahmi di antara anggota punguan yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Selain itu, acara ini diharapkan menjadi momentum bagi regenerasi kepemimpinan yang akan melanjutkan warisan nilai-nilai adat Batak serta meningkatkan peran anak, boru, dan bere dalam kehidupan sosial dan budaya di tengah masyarakat Batak yang berada di perantauan.

Sejarah Singkat Pomparan Tuan Sihuring Simanjuntak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pomparan Tuan Sihuring Simanjuntak memiliki empat anak, yaitu Raja Pangarisan Simanjuntak, Raja Partumpuan Simanjuntak, Tuan Nagani Simanjuntak, dan Ompu Salean Simanjuntak. Keempat keturunan ini telah berkembang pesat dan menyebar di berbagai wilayah. Sebagai upaya untuk menjaga kekompakan dan memperkuat hubungan kekerabatan, dibentuklah Punguan Pomparan Tuan Sihuring Simanjuntak Anak, Boru, dan Bere se-Jabodetabek. Organisasi ini berfungsi sebagai wadah bagi seluruh keturunan untuk terus merawat hubungan kekeluargaan, melestarikan adat Batak, serta mendukung satu sama lain dalam kegiatan sukacita maupun dukacita.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bekasi Tahun 2024 dan Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2025

Punguan Pomparan Tuan Sihuring Simanjuntak Se-Jabodetabek sukses menggelar pemilihan pengurus baru yang berlangsung secara demokratis, dengan kriteria Peserta pemilih wajib memilih 2 nama, yaitu ketua umum dan wakil ketua umum. Berdasarkan hasil perhitungan suara, Bernard Bona Mampe Simanjuntak resmi terpilih sebagai Ketua Umum dengan perolehan suara terbanyak.

Dari total 20 suara yang masuk, Bernard Simanjuntak berhasil mengumpulkan 19 suara, sementara Leo Simanjuntak meraih 17 suara. Suganda Simanjuntak mendapatkan 3 suara, dan Abidan Simanjuntak memperoleh 1 suara. Dengan hasil ini, Bernard Simanjuntak resmi menjabat sebagai Ketua Umum, sedangkan Leo Simanjuntak, sebagai peraih suara terbanyak kedua, ditetapkan sebagai Wakil Ketua Umum.

Selanjutnya Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum, terpilih  akan membentuk susunan pengurus dan perangkatnya, nama-nama pengurus yang terpilih kemudian akan ditetapkan dalam berita acara penetapan pengurus punguan.

Baca Juga :  AWPI DPC Kota Bekasi Audensi dengan Dinas Bina Marga dan SDA: Usut Dugaan Korupsi

Bernard Bona Mampe Simanjuntak, Ketua Umum Punguan Pomparan Tuan Sihuring Simanjuntak Anak, Boru, dan Bere se-Jabodetabek, menyatakan bahwa meski punguan ini baru terbentuk selama tiga tahun, anggotanya telah berkembang dengan pesat. ujar Bernard.

Ia menambahkan bahwa tujuan didirikannya Punguan Tuan Sihuring Simanjuntak ini adalah untuk mempererat kekeluargaan dan menjalin silaturahmi di antara keturunan Tuan Sihuring Simanjuntak.

Selain itu, Bernard menyampaikan harapannya untuk mendorong generasi muda Tuan Sihuring Simanjuntak, agar memiliki keterampilan yang dapat mempersiapkan mereka menghadapi persaingan globalisasi yang semakin ketat.

“Melalui pemilihan pengurus periode 2024-2027 ini, kami berharap dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang tidak hanya bekerja untuk organisasi ini, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus melestarikan adat, budaya, serta nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur kita,” pungkas Bernard.(Rifko Nur Kholis-Hasbi Aula Rizki)

 

Berita Terkait

Dipuji Saat Dibutuhkan, Disingkirkan Saat Kebijakan Berubah
Sengketa Informasi Memanas: AWPI Kota Bekasi Laporkan Dinas Lingkungan Hidup ke KemenPAN-RB Terkait Pengabaian Putusan PTUN
REVOLUSI LAYANAN AIR BERSIH, PERUMDA TIRTA PATRIOT KOTA BEKASI SABET PREDIKAT BINTANG 5
Borong Penghargaan Bintang 5, Perumda Tirta Patriot Bekasi Kukuhkan Diri Jadi BUMD Terbaik Nasional 2026
BEM STAI Al-Marhalah Al-’Ulya Gelar “Marhalah Mengajar”: Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus
Dukung Ekonomi Kerakyatan, BKSG-LKI Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM di Jawa Barat
Publik Terkejut! Dhanielo Damara Gunakan Bahasa Kaili Da’a, Warganet Ramai Banjiri Kolom Komentarnya di Facebook
Insiden Bendera Berkibar Malam Hari di Merapi Merbabu Hotel Bekasi: Kelalaian atau Kesengajaan?
Berita ini 291 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:49 WIB

Dipuji Saat Dibutuhkan, Disingkirkan Saat Kebijakan Berubah

Rabu, 22 April 2026 - 22:35 WIB

Sengketa Informasi Memanas: AWPI Kota Bekasi Laporkan Dinas Lingkungan Hidup ke KemenPAN-RB Terkait Pengabaian Putusan PTUN

Selasa, 14 April 2026 - 13:51 WIB

REVOLUSI LAYANAN AIR BERSIH, PERUMDA TIRTA PATRIOT KOTA BEKASI SABET PREDIKAT BINTANG 5

Selasa, 14 April 2026 - 13:13 WIB

Borong Penghargaan Bintang 5, Perumda Tirta Patriot Bekasi Kukuhkan Diri Jadi BUMD Terbaik Nasional 2026

Rabu, 8 April 2026 - 17:48 WIB

Dukung Ekonomi Kerakyatan, BKSG-LKI Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM di Jawa Barat

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:32 WIB

Publik Terkejut! Dhanielo Damara Gunakan Bahasa Kaili Da’a, Warganet Ramai Banjiri Kolom Komentarnya di Facebook

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:50 WIB

Insiden Bendera Berkibar Malam Hari di Merapi Merbabu Hotel Bekasi: Kelalaian atau Kesengajaan?

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:37 WIB

Wali Kota Bekasi Minta “Tangan Dingin” Gubernur Jabar Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Opini

Gaji Lirih Guru Honorer Ditengah Guyuran Dana BOS

Sabtu, 25 Apr 2026 - 12:00 WIB