Parsadaan Pomparan Raja Simangunsong Anak Dohot Boruna (PPRSAB) Wilayah Jabodetabek Gelar Diskusi Budaya Batak

- Jurnalis

Senin, 16 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-passNEWS.ID | Parsadaan Pomparan Raja Simangunsong Anak Dohot Boruna (PPRSAB) Wilayah Jabodetabek menggelar Forum Diskusi bertema “Mengenal Budaya Adat Batak: Manfaat dan Pelestariannya”. Acara ini diselenggarakan di Gedung Agus Salim, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur dan dihadiri oleh Lintong Simangunsong selaku Ketua Umum PPRSAB Wilayah Jabodetabek.

Forum diskusi ini menghadirkan Ir. Baginda Oloan Simangunsong (Penasihat PPSSAB Wilayah Jabodetabek dan Paniroi Adat) sebagai narasumber utama, didampingi oleh Drs. Bukit Simangunsong, yang bertugas sebagai Paniroi Adat dan Parsinabul (Raja Parhata). Keduanya membahas pentingnya pemahaman terhadap adat budaya Batak, serta manfaat dan upaya pelestariannya. Diskusi yang berjalan dinamis ini dipimpin oleh J.A. Simangunsong, S.H.,(Sekjen PPRSAB Wilayah Jabodetabek) selaku moderator.

Ir. Baginda Oloan Simangunsong menekankan bahwa adat istiadat merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya suatu kelompok masyarakat. Adat dan kebudayaan berperan sebagai pedoman menyeluruh bagi kehidupan masyarakat, mencakup berbagai aspek seperti bahasa, komunikasi, agama, ekonomi, organisasi sosial, dan kesenian.

Baca Juga :  Ringankan Beban Warga Jelang Ramadhan, Wali Kota Bekasi Buka Pasar Murah Bersubsidi di Seluruh Kecamatan

Salah satu poin utama yang dibahas adalah konsep Dalihan Na Tolu, yang dibagi menjadi tiga kelompok utama: dongan tubu (kelompok keturunan ayah), boru (kelompok yang istri-istrinya berasal dari satu marga yang sama), dan hula-hula (kelompok yang memiliki hubungan melalui istri). Ketiga kelompok ini mengedepankan nilai-nilai moral, yaitu manat mardongan tubu (hati-hati kepada sesama), elek marboru (peduli kepada boru), dan somba marhula-hula (menghormati hula-hula).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ir. Baginda Oloan Simangunsong juga menjelaskan berbagai manfaat pelestarian budaya Batak, di antaranya mempererat persaudaraan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendorong generasi muda untuk tampil sebagai pemimpin dalam hal-hal positif. Namun, ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi, seperti anggapan bahwa adat terkesan kuno, kurangnya minat generasi muda, serta pengaruh dari kelompok agama yang kurang mendukung adat.

Baca Juga :  Bekasi International Skate Track dan GOR Terpadu Resmi Dibuka, Perkuat Langkah Bekasi Menuju Sport City.

Sebagai solusi, Ir. Baginda Oloan Simangunsong mengajak orang tua dan lembaga masyarakat untuk memperkenalkan adat Batak sejak dini kepada anak-anak. Ini termasuk memperkenalkan bahasa Batak, sapaan berbasis adat, serta seni budaya seperti tumba, tortor, dan penggunaan ulos.

Diskusi ditutup dengan pesan mendalam dari narasumber melalui peribahasa Batak:
“BINUAT TALI PASA, BAHEN IHOT NI OGUNG OLOAN, MAULIATE PANGUNJUNGI NI HATA, TUHAN DEBATA MA NA PAMONGGAL PARBINOTOAN.”

 

Reporter:Rifko-Hasbi-Deka-Aisyah

Berita Terkait

Dipuji Saat Dibutuhkan, Disingkirkan Saat Kebijakan Berubah
Sengketa Informasi Memanas: AWPI Kota Bekasi Laporkan Dinas Lingkungan Hidup ke KemenPAN-RB Terkait Pengabaian Putusan PTUN
REVOLUSI LAYANAN AIR BERSIH, PERUMDA TIRTA PATRIOT KOTA BEKASI SABET PREDIKAT BINTANG 5
Borong Penghargaan Bintang 5, Perumda Tirta Patriot Bekasi Kukuhkan Diri Jadi BUMD Terbaik Nasional 2026
BEM STAI Al-Marhalah Al-’Ulya Gelar “Marhalah Mengajar”: Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus
Dukung Ekonomi Kerakyatan, BKSG-LKI Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM di Jawa Barat
Publik Terkejut! Dhanielo Damara Gunakan Bahasa Kaili Da’a, Warganet Ramai Banjiri Kolom Komentarnya di Facebook
Insiden Bendera Berkibar Malam Hari di Merapi Merbabu Hotel Bekasi: Kelalaian atau Kesengajaan?
Berita ini 537 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:49 WIB

Dipuji Saat Dibutuhkan, Disingkirkan Saat Kebijakan Berubah

Rabu, 22 April 2026 - 22:35 WIB

Sengketa Informasi Memanas: AWPI Kota Bekasi Laporkan Dinas Lingkungan Hidup ke KemenPAN-RB Terkait Pengabaian Putusan PTUN

Selasa, 14 April 2026 - 13:51 WIB

REVOLUSI LAYANAN AIR BERSIH, PERUMDA TIRTA PATRIOT KOTA BEKASI SABET PREDIKAT BINTANG 5

Selasa, 14 April 2026 - 13:13 WIB

Borong Penghargaan Bintang 5, Perumda Tirta Patriot Bekasi Kukuhkan Diri Jadi BUMD Terbaik Nasional 2026

Rabu, 8 April 2026 - 17:48 WIB

Dukung Ekonomi Kerakyatan, BKSG-LKI Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM di Jawa Barat

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:32 WIB

Publik Terkejut! Dhanielo Damara Gunakan Bahasa Kaili Da’a, Warganet Ramai Banjiri Kolom Komentarnya di Facebook

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:50 WIB

Insiden Bendera Berkibar Malam Hari di Merapi Merbabu Hotel Bekasi: Kelalaian atau Kesengajaan?

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:37 WIB

Wali Kota Bekasi Minta “Tangan Dingin” Gubernur Jabar Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Opini

Gaji Lirih Guru Honorer Ditengah Guyuran Dana BOS

Sabtu, 25 Apr 2026 - 12:00 WIB