Gedungnya MPP Kabupaten Bogor Megah, Pengawasannya Lengah

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bogor-passNEWS.ID | Konsep Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai pusat integrasi layanan yang cepat dan nyaman bagi warga Kabupaten Bogor tercoreng oleh isu kedisiplinan oknum pegawai.

Selasa siang (20/01/2026), di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bogor, kemegahan itu terasa sunyi. Berdasarkan pantauan langsung tim redaksi passNEWS.ID, loket utama yang seharusnya menjadi gerbang pelayanan justru tak berpenghuni. Pasca-jam istirahat, di saat jarum jam sudah melewati pukul 13.00 WIB, tak ada satu pun petugas yang bersiaga. Akibatnya sederhana namun menyakitkan: rakyat menunggu dalam ketidakpastian.

Kejadian ini terungkap saat tim redaksi bermaksud melakukan konsultasi perizinan Keterangan Rencana Kota (KRK). Di lapangan, kami tidak menemukan petugas standby di garda depan. Dampaknya sistemik; antrean menumpuk, dan masyarakat hanya bisa saling tatap tanpa informasi.

Ketidakteraturan ini baru terurai setelah Johny (Pimpinan Redaksi) melakukan inisiatif dengan mendatangi petugas di area lain. Setelah didesak, barulah koordinasi dilakukan untuk memanggil petugas yang bersangkutan kembali ke pos pelayanan agar proses pengambilan nomor antrean bisa berjalan.

Foto: Maklumat Pelayanan

Merespons temuan tersebut, Kepala MPP Kabupaten Bogor, Achmad Junaedi Latief, S.T., M.Si. menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maafnya kepada publik.

“Informasi ini sangat berharga bagi kami sebagai pengelola manajemen pelayanan publik. Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi total, dan kami pastikan petugas yang bersangkutan segera mendapatkan teguran keras,” ungkap Junaedi.

Ia pun menegaskan bahwa meskipun aturan jam operasional sudah sangat jelas, insiden ini menunjukkan perlunya pengetatan pengawasan. “Setahu saya, ini pertama kalinya terjadi. Masukan ini adalah pengingat luar biasa agar ke depan tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan. Kami berkomitmen melakukan perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ribuan Warga Kota Bekasi Nobar Bersama Mas Tri,Timnas U-23 Indonesia Gagal Masuk Final

Sesuai Pasal 15 UU No. 25 Tahun 2009, penyelenggara berkewajiban memberikan pelayanan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab atas penurunan kualitas pelayanan. Insiden kosongnya loket antrean di MPP Kabupaten Bogor menunjukkan perlunya penguatan sistem pengawasan internal agar janji “kecepatan dan kenyamanan” di MPP bukan sekadar slogan di atas kertas.

Berita Terkait

Dipuji Saat Dibutuhkan, Disingkirkan Saat Kebijakan Berubah
Sengketa Informasi Memanas: AWPI Kota Bekasi Laporkan Dinas Lingkungan Hidup ke KemenPAN-RB Terkait Pengabaian Putusan PTUN
REVOLUSI LAYANAN AIR BERSIH, PERUMDA TIRTA PATRIOT KOTA BEKASI SABET PREDIKAT BINTANG 5
Borong Penghargaan Bintang 5, Perumda Tirta Patriot Bekasi Kukuhkan Diri Jadi BUMD Terbaik Nasional 2026
BEM STAI Al-Marhalah Al-’Ulya Gelar “Marhalah Mengajar”: Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus
Dukung Ekonomi Kerakyatan, BKSG-LKI Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM di Jawa Barat
Publik Terkejut! Dhanielo Damara Gunakan Bahasa Kaili Da’a, Warganet Ramai Banjiri Kolom Komentarnya di Facebook
Insiden Bendera Berkibar Malam Hari di Merapi Merbabu Hotel Bekasi: Kelalaian atau Kesengajaan?
Berita ini 261 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:49 WIB

Dipuji Saat Dibutuhkan, Disingkirkan Saat Kebijakan Berubah

Rabu, 22 April 2026 - 22:35 WIB

Sengketa Informasi Memanas: AWPI Kota Bekasi Laporkan Dinas Lingkungan Hidup ke KemenPAN-RB Terkait Pengabaian Putusan PTUN

Selasa, 14 April 2026 - 13:51 WIB

REVOLUSI LAYANAN AIR BERSIH, PERUMDA TIRTA PATRIOT KOTA BEKASI SABET PREDIKAT BINTANG 5

Selasa, 14 April 2026 - 13:13 WIB

Borong Penghargaan Bintang 5, Perumda Tirta Patriot Bekasi Kukuhkan Diri Jadi BUMD Terbaik Nasional 2026

Rabu, 8 April 2026 - 17:48 WIB

Dukung Ekonomi Kerakyatan, BKSG-LKI Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM di Jawa Barat

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:32 WIB

Publik Terkejut! Dhanielo Damara Gunakan Bahasa Kaili Da’a, Warganet Ramai Banjiri Kolom Komentarnya di Facebook

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:50 WIB

Insiden Bendera Berkibar Malam Hari di Merapi Merbabu Hotel Bekasi: Kelalaian atau Kesengajaan?

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:37 WIB

Wali Kota Bekasi Minta “Tangan Dingin” Gubernur Jabar Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Opini

Gaji Lirih Guru Honorer Ditengah Guyuran Dana BOS

Sabtu, 25 Apr 2026 - 12:00 WIB